Khulasoh Hisab Istilahi Bab 2
A. Ghofur November 8, 2024 8 Menit Dilihat
A. Ghofur November 8, 2024 8 Menit Dilihat
Orang jawa menyebut tahun hijriyah dengan nama hurup berdasarkan hari masuknya tahun (tanggal 1 bulan 1)
misalnya orang jawa menyebut : tahun pertama dengan sebutan tahun WAWU karena hari masuknya hari jumat, dan tahun kedua dengan sebutan tahun JIM AWAL karena hari masuknya hari selasa, tahun ketiga tahun ALIP hari masuknya hari ahad, tahun keempat tahun HAA hari masuknya hari kamis, tahun kelima tahun JIM AKHIR hari masuknya hari selasa, tahun keenam tahun ZAI karena hari masuknya hari sabtu, tahun ketujuh tahun DAL karna hari masuknya hari rabu, tahun kedelapan tahun BAA karna hari masuknya hari senin, kemudian berputar lagi dari awal, satu putaran delapan tahun yaitu
1. Wawu 2. Jim Awal 3. Alip 4. Haa 5. Jim Akhir 6. Zai 7. Dal 8. Baa.
Cara orang jawa mengetahui nama tahun :
Tahun hijriyah dibagi 8 (pakai modul) kemudian sisanya dihitung dari tahun pertama yaitu tahun Wawu, Jim dst....
maka akan ketemu nama tahun, semisal kita ingin mengetahui tahun 1446 H termasuk tahun apa?
1446 : 8 = 178
6
Atau kalau di excel memakai rumus Mod, =MOD(tahun, 8) maka hasilnya akan keluar
hasilnya sudah kita ketahui yaitu 6, nah 6 ini di hitung dari tahun Wawu, berarti termasuk tahun Zai, jadi atuh
Tahun 1446 termasuk tahun Zai.
Perlu di tekankan bahwa yang di maksud perhitungan disini adalah hasil sisa pembagiannya bukan hasil bagiannya.
Contohnya lagi, tahun 1448
1448 : 8 = 181
0
Nah kalau hasilnya adalah nol maka nol ini samadengan 8 (0 = 8) hasilnya nol atau delapan bberarti termasuk tahun Baa, jadi atuh
Tahun 1448 termasuk tahun Baa.
Tahun hijriyah dimulai sejak tahun ketika Nabi Muhammad SAW hijrah dari makkah ke madinah, ini menurut apa yang disampaikan oleh syekh al-Ghozali mukhtar Basha al-Falaki dan di ikuti oleh syekh Mahmud al-Falaki dan hijroh ini terjadi ada tahun Wawu akan tetapi menurut sumber yang benar bahwa perhitungan tahunnya dimulai dari tahun yang sesudahnya, dan hijroh terjadi pada hari Senin 12 Robiul Awal Tahun Baa (4 Oktober 621 M)
Hari pertama tahun hijriyah (Tanggal 1 Tahun 1) menurut Kalender Hisab jatuh pada hari Kamis Kliwon (16 Juli 662 M) sedengkan menurut kalender Rukyah jatuh pada Hari Jumat Legi.
Pada masa Kholifah Umar ibn Al-Khotob beberapa shohabat terkemuka berkumpul berdiskusi untuk memilih tahun yang menjadi tonggak awal tahun Kalender Islam. yang akhirnya mereka sepakat untuk mematuk penggunaan tahun dengan menjadikan momentum hijroh Rosul dari Makkah ke Madinah sebagai tonggak awal perhitungan, bukan tahun kelahirannya atau tahun beliau diutus, karena hijrah merupakan sejarah kemenangan haq atas ke batilan dan mereka sepakat menjadikan bulan Muharram sebagai bulan pertama tahun hijriyah sekaligus tahun baru bagi masyarak arab., karena pada bulan ini mereka baru pulang dari menunaikan ibadah haji, dan juga pada bulan ini Nabi menyusun rencana hijroh.
Satu tahun Hijriyah lamanya 354 Hari pada tahun pendek (tahun basitoh) dan 355 Hari pada tahun panjang (tahun kabisah)
Dalam setiap 30 tahun terdapat 11 tahun panjang (tahun kabisah) yaitu tahun ke : 2, 5, 7, 10, 13, 15, 18, 21, 24, 26, 29
dan 19 tahun pendek (tahun basitoh) yaitu tahun ke : 1, 3, 4, 6, 8, 9, 11, 12, 14, 16, 17, 20, 22, 23, 25, 27, 28, 30
Cara mengetahui tahun kabisah atau basitoh :
Tahun hijriyah dibagi 30 (pakai modul) kemudian sisanya dihitung dari tahun pertama yaitu tahun basitoh, kabisah dst....
Contoh :
tahun 1445 : 30 = 48
5
Atau kalau di excel memakai rumus Mod, =MOD(tahun, 30) maka hasilnya akan keluar
hasilnya sudah kita ketahui yaitu 5, nah 5 ini di hitung dari tahun basitoh, berarti termasuk tahun kabisah, jadi atuh
Tahun 1445 termasuk tahun kabisah.
Perlu di tekankan bahwa yang di maksud perhitungan disini adalah hasil sisa pembagiannya bukan hasil bagiannya.
Contohnya lagi, tahun 1446
1446 : 30 = 48
6
Nah hasilnya adalah 6 berarti termasuk tahun basitoh, jadi atuh
Tahun 1446 termasuk tahun basitoh.
Perlu diketahui bahwa kabisah basitoh tahun hijriyah itu berbeda dengan tahun kabisah basitoh dalam tahun masehi, dalam tahun masehi kabisah basitoh itu 366 hari dan 365 hari. dan bisa dilihat bahwa perbedaan tahun kabisah dan bisitoh bulan hijriyah terletak pada bulan dzulhijjah, bulan dzulhijjah pada tahun kabisah 30 hari dan pada tahun basitoh 29 hari, sedangkan kabisah basitoh dalam tahun masehi terletak pada tahun februarinya yang pada tahun kabisah 29 hari dan pada tahun basitoh 28 hari. sebagaimana yang akan kita akan bahas di Bab selanjutnya