Penjelasan Taqwiemun Nayyirain Risalah Uula Bab 3
A. Ghofur Oktober 23, 2024 11 Menit Dilihat
A. Ghofur Oktober 23, 2024 11 Menit Dilihat
Di penjelasan bab 2 kita sudah mengetahui yaqoul ijtima dan hai'atul hilal
Dengan urutan seperti berikut:
Ta'dil Khosoh: 1.317
Ta'dil Markaz: 0.283
Bu'du Goer Muadal: 1.600
Hasil Dorob: 0.133
Ta'dil Wasat: 0.416
Muqowam Syamsi: 339.417
Yaqoul Ijtima: Al Hut / Maret
Hai'atul Hilal: Al Janub / Selatan
Nah, Sekarang kita menghitung ta'dil Ayyam
ta'dil ayyam atau pengeroksian hari, bisa di ketahui dari muqowam syamsi lalu di cocokan dengan jadwal ta'dil ayyam
Muqowam syamsi di atas adalah 339.417 di jangkepken kebawah karna desimalnya tidak melebihi 0.500
Jadi hasilnya adalah (339)
Nah 339 ini dicocokan dengan jadwal ta'dil ayyam yang ada di risalah uula maka hasilnya adalah ta'dil ayyam untuk jadwal ta'dil ayyam tidak saya cantumkan disini tapi bisa dilihat di jadwal risalah uula. Jadi atuh
Ta'dil Ayyam: 0.017
Bu'du muaddal bisa di sebut juga sebagai bu'du haqiqi. bu'du goer muadal dikurangi ta'dil ayyam maka hasilnya bu'dul muadal
Bu'du Goer Muadal: 1.600
Ta'dil Ayyam: 0.017
1.600 - 0.017 = 1.583
Bu'du Muadal: 1.583
Thul Syamsi atau tinggi matahari, ketinggian matahari pada akhir bulan sya'ban, bukan pada awal romadhon. Jadi muqowam syamsi dikurangi bu'dul muadal maka hasilnya adalah thul syamsi.
Muqowam Syamsi: 339.417
Bu'dul Muadal: 1.583
339.417 - 1.583 = 337.834
Thul Syamsi: 337.834
Hissoh Sa'ah atau pembagian waktu, bisa diketahui dari mencocokan harokat khosoh dengan jadwal hissoh sa'ah, hasil harokat khosoh di bab 1 adalah 135.734. Lagi legi jika desimalnya lebih dari 0.500 maka di jangkepkan ke atas.
136 (jangkep ke atas) Nah, 136 ini dicocokan dengan jadwal hissoh saah, lihat jadwal hissoh saah di risalah uula. Hasilnya adalah 1.867
Hissoh Sa'ah: 1.867
Ta'dil alamah adalah pengoreksian waktu, bu'du muadal dikalikan dengan hissoh saah maka hasilnya ta'dil alamah
Budul Muadal: 1.583
Hissoh Saah: 1.867
1.583 × 1.867 = 2.955
Ta'dil Alamah: 2.955
Alamah muadalah jakarta adalah waktu rata-rata di daerah jakarta, loh ko jakarta? Kenapa ga tangerang aja? Kenapa ga di banten aja? Apa karna jakrta adalah ibu kota?
Jawaban yang lebih tepatnya adalah karena pengarang kitab ini adalah orang jakarta, jadi hitungan derajat-derajat di atas atau bahkan harokat yang lima itu dihitung dari busur jakarta.
Jadi, hasil harokat alamah dikurangi ta'dil alamah maka hasilnya alamah muadalah jakarta.
Alamah: 160.133
Ta'dil Alamah: 2.955
160.133 - 2.955 = 157.158
Alamah Muaddalah Jakarta: 157.158
Jika kejadian alamah tidak bisa dikurangi ta'dil alamah atau kalau dalam kalkulator di tandai dengan tanda min (-) maka alamah ditambah 168 lalu dikurangi ta'dil alamah
Contoh.!
Alamah: 1.234
Ta'dil Alamah: 2.345
1.234 - 2.345 = -1.111
Diatas hasilnya min, Jadi atuh
-1.111 + 168 = 166.889
Sebenarnya apasih busur tempat itu...?
Busur tempat atau suka disebut longitud kalau disingkat jadi (BT)
busur tempat ini berkisar antaran 0° samapai 180°
Garis bujur adalah garis khayal yang membentang horozontal dari sudut timur ke barat atau dari barat ketimur.
Jika yang berada di timur dintadai dengan (+) sedangkan yang barat di tandai (-)
seperti negara kita tercinta terletak ditumur yang ditandai plus. Busur tempat Indonesia berkisar 95° sampai 141° dan untuk lintangnya berkisar 6° sampai 11°
Untuk mengetahui busur dan lintang tempat kita masing-masing bisa dilihat dari aplikasi google earth atau dari apapun itu.
Kalau di Taqwiemun Nayyirain yang sudah saya buat disitu kita tak perlu repot2 lagi mencari busur tempat, kalian cukup mengaktipkan lokasi di HP/PC kalian masing-masing maka secara busur tempatnya akan muncul secara otomatis
Lihat Juga :
Taqwiemun Nayyirain Risalah Uula
Disini saya memakai busur tempat daerah saya yaitu tangerang busur tempat tangerang adalah 106°38'
106°38' (Dalam bentuk derajat)
106.633 (Dalam bentuk desimal)
Cara mengonversi derajat kedesimal dalam kalkulator biasa:
106 + (38 ÷ 60) = 106.633
Casio Fx: 106 ° 38 ° maka langsung hasil 106.633
(°)dan(') Simbol derajat/darjah dan menit, jadi atuh
Busur Tempat (BT) Tengerang: 106.633
Selisih Waktu disini adalah selisih waktu antara daerah kita dengan jakarta, kalau seandainya tempat kita di jakarta maka tidak ada selisih atau selisih menghasilkan 0.000
Tapi yang dimaksud jakarta disini adalah jakarta tempat pengarang ini kitab bukan kesuluruhan jakarta, karna busur tempat jakarta pusat dengan jakarta timur atau yang lainnya itu memiliki busur tempat yang berbeda-beda. Jadi jika tempat kita di JAKTIM maka tetap akan mempunya selisih waktu dengan JAKPUS walaupun hanya beberapa detik.
Bahkan ketika kita berpinah dari satu tempat ke kampung ke kampung lainnya bisa mengalami perbedaan busur yang artinya akan mengalami perbedaan waktu walaupun hanya berbeda milidetik.
Nah, sebelum menjumlahkan kita harus mengetahui terlebih dahulu busur tempat di daerah jakarta yaitu 106°49' (Dalam bentuk Derajat)
BT Jakarta: 106.8166667 / (106.817)
Cara menghitung selisihnya seperti berikut:
BT Tempat - BT Jakarta ÷ 15 =
Kalkulator: ((106+38÷60)−(106+49÷60))÷15= -0.0122
Jika hasilnya minus pencet tombol (+/-)
Casio Fx: 106°38' - 106°49' = ÷15 = Shift ABS Shift °
hasilnya adalah 0°00'44" (4 dtk)
Pake Shift ABS jika kejadian hasilnya minus
Jadi atuh selisih antara tangerang dan jakarta adalah 44 detik
Catatan: Ini hanya menghitung secara kasarnya saja, bisa jadi kurang atau lebih dari 44 detik, makanya nanti ada yang namanya Attathbieq Bissa'atil Waahidah (ditambahkan satu jam), maka dari itu baca pembahasanya sampai selesai
Selisih: 0.0122 (dalam bentuk desimal)
Selisih: 0°00'44" (dalam bentuk derajat/menit/detik)
Diatas kita sudah mengetahui Alamah Muadalah Jakarta
Sekarang kita ingin mengetahui alamah muaddalah di kota/daerah kita.
alamah muaddalah bibalidik bitathbieq atau attabieq bis-sa'atil waahidah (Pengaplikasian/penerapan waktu di daerah kita dengan ditambahkan 1 jam/1darjah)
Fungsinya ditambahkan 1 jam agar lebih memastikan bahwa memang sudah masuk pergantian bulan atau belum, atau kalau dalam perhitungan awal waktu sholatmah seperti ihtiyat/kehati-hatian.
Perhitungannya, Alamah muadalah jakarta dikurangi Selisih Waktu ditambah 1, maka hasilnya alamah muaddalah bibaldik bittatbieq / Alamah Muaddalah Local kita singkat jadi (AML), alamah muaddalah jarta (AMJ) di atas adalah 157.178
AMJ: 157.178
Selisih Waktu: 0.012
AMJ - 0.0122 +1 = 158.165
AML: 158.165
Yaqoul ijtima di atas itu menetukan ijtima terjadi pada bulan apa?...
sedangkan yaqou disini kita ingin mengetahui terjadinya ijtima pada malam apa?
Ko malam sih bukan hari?
Jawabanya karna pergantian hari dalam islam di mulai dari waktu gurub (waktu magrib) Bukan Nisful lael (Jam 12 malam)
Ada pendapat ulama mengatakan bahwa yang disebut hari itu adalah 1×24 jam, dibagi 2 untuk siang dan malam, 12 siang 12 malam di indonesia mempunyai waktu yang normal stabil waktu siang dan malamnya sama-sama berjumlah 12 jam.
Perhitungannya: AMB dibagi 24 maka hasilnya hari ijtima, dihitung dari hari minggu
hari ijtima itu adalah hari akhir bulan bukan awal bulan sebagaimana yang sudah saya jelaskan di atas dimasalah (Thul Syamsi) dan 1 atau 2 hari setelah hari ijtima itu sudah masuk pergantian bulan / awal bulan.
AMBB: 158.165 ÷ 24 = 6.590
Casio Fx 158.165 ÷ 24 = Shift INT
Hasilnya 6
Nah, 6 ini dihitung dari hari minggu berarti hari ijtimanya jatuh pada hari jum'at. Berarti sudah ada gambaran bahwa perkiraan Awal Bulan Romadhon 1446 antara hari sabtu atau minggu, tergantung dari imkan rukyat atau tidak iman rukyatnya, jika imkan rukyat berarti jatuh pada sabtu jika tidak berarti minggu. Sebagaimana yang akan dijelaskan di Bab selanjutnya
Lanjut Bab 4